BANDAR LAMPUNG – Kejuaraan Renang Piala Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI 2026 yang akan berlangsung di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung, Lampung, pada 10–12 Juli 2026, menjadi salah satu ajang nasional terbesar yang pernah digelar di Provinsi Lampung.
Selain diikuti peserta dari berbagai provinsi, kejuaraan ini juga menggunakan regulasi terbaru dari PB Akuatik Indonesia sebagai standar pelaksanaan pertandingan.
Ketua Pelaksana Piala Kemenpora RI 2026, Yudha Al Hadjid, mengatakan seluruh rangkaian persiapan telah mencapai sekitar 99 persen. Saat ini panitia hanya melakukan penyempurnaan terakhir sebelum perlombaan resmi dimulai.
“Persiapan kita sudah hampir selesai. Tinggal penyempurnaan terakhir agar pelaksanaan berjalan lancar,” ujar Yudha, Rabu 8 Juli 2026.
Menurut Yudha, tingginya antusiasme peserta menunjukkan bahwa Piala Kemenpora RI telah menjadi salah satu agenda kejuaraan renang nasional yang mendapat perhatian besar dari berbagai daerah.
Panitia mencatat jumlah peserta yang telah mendaftar mencapai sekitar 2.500 hingga 2.700 atlet dari berbagai kelompok umur. Para atlet berasal dari sekitar 11 hingga 12 provinsi di Indonesia yang akan bersaing dalam hampir 2.800 nomor pertandingan.
Besarnya jumlah peserta tersebut dipastikan akan menghadirkan persaingan yang ketat, sekaligus menjadi ajang pembinaan bagi atlet-atlet muda nasional untuk mengukur kemampuan mereka di tingkat nasional.
Sementara itu, Technical Delegate (TD) dari PB Akuatik Indonesia, Hana Herdiatna, mengatakan kejuaraan ini telah memenuhi kriteria sebagai kejuaraan nasional karena diikuti atlet dari lebih dari dua provinsi. Hasil pertandingan juga akan masuk ke dalam basis data PB Akuatik Indonesia sebagai bagian dari pembinaan prestasi atlet nasional.
Ia mengungkapkan Lampung sebenarnya telah beberapa kali menjadi tuan rumah kejuaraan renang. Namun, Piala Kemenpora RI 2026 dinilai menjadi salah satu event dengan jumlah peserta yang paling besar sehingga membutuhkan pengawasan teknis yang lebih ketat dari PB Akuatik Indonesia.
Sebagai bagian dari persiapan, PB Akuatik Indonesia juga menggelar penyegaran dan pembaruan pemahaman peraturan kepada seluruh perangkat pertandingan. Sebanyak 60 orang wasit dan juri diterjunkan selama pelaksanaan kejuaraan.
Meski Lampung telah memiliki sejumlah wasit nasional yang berpengalaman dan kerap bertugas pada berbagai kejuaraan di tingkat nasional, pembekalan tetap dilakukan agar seluruh perangkat pertandingan memahami perubahan regulasi terbaru.
Kejuaraan ini diharapkan dapat menjadi tolok ukur pembinaan atlet renang usia dini hingga senior, sekaligus memacu prestasi olahraga akuatik nasional menuju kompetisi internasional. (And)
![]()











Komentar