BANDAR LAMPUNG – Dampak kemarau panjang di Bandar Lampung semakin terasa. Sumur warga mengering, membuat ratusan kepala keluarga kesulitan air bersih.
Selasa (4/8/2026) BPBD Kota Bandar Lampung bergerak cepat menyalurkan bantuan ke 3 titik berbeda dalam satu hari.
Distribusi pertama dimulai pukul 10.05 WIB di Jalan Raya Suban, RT 010 LK I, Kelurahan Pidada, Kecamatan Panjang. Sebanyak 70 KK atau 300 jiwa menerima bantuan setelah sumur mereka kering. Aparat Kelurahan Pidada turut membantu proses penyaluran.
Tak berselang lama, pukul 11.55 WIB giliran Kampung Batu Suluh RT 17 LK II, Kelurahan Way Laga, Kecamatan Sukabumi. Di sana 52 KK atau 260 jiwa menerima air bersih karena pasokan terbatas.
Lalu pukul 12.18 WIB, tim BPBD bergeser ke RT 18 di kampung yang sama. Sebanyak 61 KK atau 201 jiwa kembali mendapat bantuan.
Total pada hari itu BPBD menyalurkan air untuk 183 KK dengan 761 jiwa.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar mengatakan pihaknya akan terus memantau wilayah rawan kekeringan.
“Kami terus pantau wilayah yang terdampak dan siap distribusi. Warga juga diimbau segera melapor lewat RT, RW, atau lurah kalau butuh air bersih, biar cepat kami tindak lanjuti,” ujar Idham.
BPBD mengajak warga menyiapkan tempat penampungan sebelum armada datang agar distribusi bisa lebih cepat dan merata. (*)
![]()








Komentar