LAMPUNG UTARA – Sejumlah rumah di Kelurahan Tanjung Harapan, Kabupaten Lampung Utara terdampak banjir. Satu diantaranya terdampak paling parah. Dengan seluruh permukaan bangunan semi permanen, tergenang air sampai hampir satu meter.
Menurut penuturan salah seorang warga rumahnya terdampak paling parah milik, Darto 45 tahun, air mulai mengalami kenaikkan itu dari semalam, Senin, (1703/25).
Dan sampai saat ini, keadaan masih terus meningkat. Hingga warga tetap siaga, takut akan terjadi banjir yang lebih besar lagi serta mengantisipasi hal tak diinginkan.
“Kalau semalam, itu masih sampai di dapur. Kalau sekarang didepan saja, sudah berada diatas dengkul air bah-nya bang,” ujarnya.
Menurut, Darmaji, Ketua RT setempat mengaku hal yang sangat dibutuhkan warganya saat ini ialah makan siap saja, atau nasi bungkus. Sebab, warga terdampak mengalami kesulitan untuk memasak karena dapurnya terendam air bah.
“Ya itu, nasi bungkus. Karena kebanyakan itu dapurnya terendam,” tambahnya.
Dijelaskannya banjir tahun ini, berbeda dengan sebelumnya. Kalau di tahun ini, air tidak mudah surut karena telah ada peninggian jalan.
“Kalau sebelumnya, air gampang surut. Tapi sekarang bisa sampai 2 – 3 hari baru benar – benar surut,” pungkasnya.(SIR*DAR)
![]()












Komentar