oleh

Banjir Setinggi 2 Meter Landa Lampung Utara, BPBD Siaga Penuh

LAMPUNG UTARA – Sebanyak 300 rumah warga di Kabupaten Lampung Utara terdampak banjir. Bencana ini melanda dua kecamatan, yakni Kecamatan Kotabumi dan Kotabumi Selatan.

Wilayah terdampak terparah berada di Rawa Karya, Kelurahan Kota Alam, Kecamatan Kotabumi Selatan. Di lokasi tersebut, ketinggian air mencapai hingga 2 meter.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Utara, Erwinsyah Putra, menjelaskan bahwa kenaikan debit air mulai terjadi sejak Senin (02/02/2026).

Warga bersama aparat setempat telah bersiaga dan melakukan evakuasi, terutama untuk menyelamatkan barang-barang berharga milik korban.

“Banjir ini dipicu meluapnya dua sungai, yaitu Way Sesah dan Way Abung. Untuk saat ini kami terus melakukan pemantauan di lapangan dan petugas tetap standby,” ujar Erwinsyah.

Selain curah hujan yang tinggi, kondisi banjir juga diperparah oleh kebiasaan masyarakat yang membuang sampah sembarangan ke sungai. Hal tersebut menyebabkan aliran air tersumbat.

“Di beberapa titik seperti Masjid Agung dan Kali Pasar Kotabumi, kami melihat banyak sampah di sungai. Ini harus menjadi perhatian bersama,” terangnya.

Hingga siang ini, debit air belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Hujan masih turun dan cuaca mendung, sehingga berpotensi menyebabkan ketinggian air kembali meningkat.

“Kami mengimbau warga yang mengungsi ke rumah sanak keluarga agar terus memantau kondisi. Jika hujan masih turun, sebaiknya belum kembali ke rumah,” tambahnya.

Sementara itu, warga terdampak banjir di Kelurahan Tanjung Harapan berharap adanya bantuan dari pemerintah, khususnya makanan siap saji. Kondisi banjir membuat warga tidak dapat memasak karena dapur mereka tergenang air.

“Keluhan utama saat ini adalah kebutuhan makanan. Warga tidak bisa masak karena dapur terendam,” ujar Ketua RT 02/LK 04 Kelurahan Tanjung Harapan, Danuari. (Kandar)

Loading

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed