LAMPUNG UTARA – Pelajar SMK Negeri 1 Bukit Kemuning, Kabupaten Lampung Utara di pulangkan lebih awal, dengan alasan melayat ke rumah orang tua guru meninggal dunia. Hal itu diketahui saat awak media, mendatangi sekolahan yang berada di dekat perbatasan kabupaten Way Kanan itu, Senin, (10/02/24).
Dan hanya satu kelas yang masih berada di sekolah (tertinggal), karena ada jam tambahan (les). Setelah sebelumnya dikonfirmasi oleh pihak sekolah untuk datang langsung pada hari ini, guna meminta keterangan dari pelaksana di sekolah. Terkait pemberitaan sebelumnya.
Menurut keterangan dari salah seorang siswa, bahwasanya para siswa dipulangkan lebih awal (pagi) dikarenakan para pengajar, atau guru disana sedang melayat di kediaman salah seorang guru yang orang tuanya meninggal dunia.
“Sudah pada pulang semua om, gurunya pada ngelayat. Yang tinggal hanya anak kelas XII (tiga) saja, itu juga karena lagi pada les,” ujarnya kepada awak media saat mendatangi sekolah menengah kejuruan “Negeri” setempat sekira pukul 12.30 WIB.
Demikian juga keterangan guru di sekolah. Dijelaskannya, para siswa yang tidak ikut jam tambahan itu dipulangkan lebih awal. Karena ada melayat ke tempat tinggal orang tua dari rekan guru meninggal dunia.
“Untuk yang lainnya (siswa) itu sudah pada pulang semua. Dikarenakan gurunya sedang ngelayat, hanya tinggal yang les saja. Itu karena mereka akan menghadapi ujian kopetensi,” timpal guru disana
Sementara itu, Bendahara Komite Sekolah, Sri mengungkapkan dirinya sudah tidak berada di sekolah. Saat ini sedang dirumah, dan meminta awak media datang keesokan harinya. “Kalau hari ini, saya sudah pulang. Besok aja bang ke sekolah lagi, “Bapak Kepala Sekolah” juga mudah-mudahan ada juga di tempat,” kata dia ketika dihubungi via WhatsApp-nya petang.
Sebelumnya, Realisasi anggaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Bukit Kemuning dipertanyakan. Pasalnya, anggaran yang bernilai miliaran rupiah itu diduga dilaksanakan tidak sesuai dengan apa terjadi dilapangan, Sabtu (08/02/25).
Saat mendatangi Sekolah, sejumlah fasilitas yang tampak kasat mata kondisinya rusak dan cukup memperhatikan. Seperti cat dinding sekolah kusam, lantai dihalaman pecah-pecah, penerangan kurang dengan tidak adanya bohlam di selasar sekolah, pintu tidak terkunci, kran air rusak, bangun tidak terpakai dan lainnya.(SIR*DAR)
![]()












Komentar