PESAWARAN – Langkah konkrit dalam menghadapi musim penghujan dan rawan bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pesawaran telah melakukan berbagai langkah perumusan kebijakan maupun pembekalan kepada Satgas maupun Relawan Penanggulangan Bencana.
Sebagaimana informasi dari Badan Meteorologi klimatologi dan Geofisika (BMKG) tentang waspada bencana hidrometeorologi sepanjang November 2025-Februari 2026. Pemerintah Kabupaten Pesawaran telah melaksanakan Rapat koordinasi pada tanggal 18 Nopember 2025.
“Pemerintah Kabupaten bersama Kodim, Polres, Basarnas, BMKG, dan seluruh OPD teknis terkait telah merumuskan kebijakan berkaitan dengan kesiapsiagaan terhadap penaggulangan bencana hidrometeorologi musim hujan pada tahun 2026 ini,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pesawaran Sopyan Agani. Rabu (28/01/2026).
Keterangan perihal bencana hidrometeorologi adalah bencana yang diakibatkan oleh aktivitas cuaca seperti siklus hidrologi, curah hujan, temperatur, angin dan kelembapan.
Bentuk bencana hidrometeorologi berupa kekeringan, banjir, badai, kebakaran hutan, longsor, angin puyuh, gelombang dingin, hingga gelombang panas. Penyebab bencana hidrometeorologi adalah perubahan iklim dan cuaca ekstrem.
Sopyan Agani mengungkapkan, Sebelumya beberapa bulan yang lalu BPBD telah menggelar Pengembangan Kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana, yang merupakan garda terdepan dalam penyelamatan jiwa dan pengurangan resiko korban setiap kali bencana melanda.
“Mereka adalah kelompok terpilih yang harus siap, tanggap, tangkas, dan tangguh dalam menghadapi situasi darurat mengingat sangat vitalnya peran tersebut,” ungkapnya.
Melalui rakor bersama seluruh camat dan Apdesi telah disepakati menyampaikan kepada seluruh masyarakat untuk waspada dan antisipasi pencegahan terutama melakukan penebangan pohon rindang, terhadap bahaya angin kencang, pembersihan lingkungan dari bencana banjir serta waspada tanah longsor.
Selain itu Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (K I E) Rawan Bencana juga terus dilakukan. Melalui Group Waatshap Desa tangguh yang ada di kabupaten pesawaran juga kita informasikan.
“Informasi terupdate dari BMKG kita sampaikan terkait situasi dan kondisi dan perkiraan cuaca, serta edukasi langkah- langkah dalam mengantisipasi terjadinya bencana diwilayah Kabupaten Pesawaran,” pungkasnya. (Devis/Yd)
![]()












Komentar