oleh

PELKESI dan Pemkab Lampura Bersinergi Perkuat Layanan Kesehatan dan Turunkan Angka Stunting

LAMPUNG UTARA — Komitmen memperkuat layanan kesehatan dari akar rumput ditegaskan oleh Persekutuan Pelayanan Kristen untuk Kesehatan di Indonesia (PELKESI) Lampung dalam audiensi resmi bersama Bupati Lampung Utara, Hamartoni Ahadis.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Elen Mariani beserta tim Pelkesi, Direktur RSD Ryacudu Aida Fitriah Subandhi, Kabag Kerjasama Indralina Ariyanti, serta Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Lampung Utara, Titin Eka Sugiatini. Yang digelar di Ruang Rapat Kantor Bupati, Kamis (12/06/2025).

 

Bupati Hamartoni Ahadis menyatakan dukungannya atas kolaborasi ini dan berharap program imunisasi yang didampingi Pelkesi dapat berdampak langsung terhadap penurunan angka stunting secara komprehensif di wilayahnya.

 

“Kerja sama ini tidak hanya soal imunisasi. Kita juga terbuka menerima dukungan sarana dan pelayanan kesehatan, termasuk dari Rumah Sakit Immanuel maupun rumah sakit mitra lainnya di Provinsi Lampung,” tegas Bupati.

 

Dalam sambutannya, Elen Mariani dari tim Pelkesi menyampaikan pemaparan program menggunakan media proyektor. Ia menegaskan bahwa Pelkesi merupakan salah satu organisasi masyarakat berbasis agama (CSO) yang aktif bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI, khususnya dalam upaya peningkatan cakupan imunisasi hingga tingkat desa dan kelurahan.

 

“Pelkesi berfokus pada peningkatan permintaan imunisasi dan berhasil berkontribusi dalam menurunkan angka zero dose sebesar 25%. Kami menjangkau langsung komunitas melalui pendekatan berbasis nilai dan kemitraan lintas sektor,” ujar Elen.

 

Selain Pelkesi, organisasi masyarakat lain yang juga terlibat dalam kemitraan serupa dengan Kementerian Kesehatan meliputi TP PKK, Aisyiyah, Muslimat NU, Kumpulan Ulama Dayah Aceh (HUDA), serta Persatuan Karya Dharma Kesatuan Indonesia (Perdhaki).

 

Melalui audiensi ini, PELKESI dan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara berkomitmen memperluas dampak layanan kesehatan mulai dari peningkatan kesadaran imunisasi hingga penurunan angka stunting di wilayah tersebut. (SR-DAR/*)

Loading

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed