SIRLAMPUNG, PESAWARAN – Langkah Awal Pemdes Waylayap dalam menampung aspirasi masyarakat untuk menentukan program kerja tahun 2024 dengan melakukan Musyawarah Tingkat Dusun (Musdus)
Melalui musdus diharapkan adanya saran, kritik dan usulan dari masyarakat yang dapat dituangkan dalam program kerja Pemdes Waylayap dalam menentukan program skala prioritas tahun depan.
Hal ini dikatakan Kepala Desa Waylayap, Drs. H. Syaiful Anwar. M.Si. saat gelar musdus di serambi Masjid Baitul Hadi Dusun Induk Desa Waylayap Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran. Rabu (06/09/2023) sekira pukul 20.30 Wib, Malam.
“Seyogyanya musdus ini kewenangan kadus, namun kami hadir disini untuk menyaksikan langsung, dengan usulan dari masyarakat dalam menentukan program kerja Tahun 2024, melalui perencanaan baik dari bidang ekonomi, pemberdayaan, infrastruktur, yang nantinya akan dirangkum mana yang prioritas dan skala prioritas,” ucapnya.
Dia menambahkan, musdus ini bukan atas dasar keinginan Kadus dan RT serta Pemerintah Desa,
“Musdus dilaksanakan pada setiap Dusun atas dasar keinginan masyarakat, dan akan dilaksanakan pada setiap Dusun yang terdiri dari Delapan Dusun yang ada di Desa Waylayap,” tambahnya.
Kemudian H. Syaiful Anwar menjelaskan, kedepan akan dilaksanakan pemilihan RT secara serentak, sesuai dengan aturan batas usia bagi perangkat desa ataupun lembaga,
“Pemilihan RT akan dilaksanakan dengan ketentuan yang berhak memilih adalah Kepala Keluarga atau yang mewakilinya, dan saya tegaskan tidak ada intervensi dari saya ataupun Pemerintah Desa,” pungkasnya.
Sekretaris Desa M. Aris, mengatakan, dalam usulan diharapkan jangan hanya terpaku pada infrastruktur saja, banyak bidang lainnya, seperti bidang ketahanan pangan dan lainnya,
“Bila kita hanya terpaku pada pembangunan insfrastruktur sudah pasti tidak akan dapat terpenuhi, karena Anggaran Dana Desa ada bidang-bidang yang sudah ditentukan dalam penyalurannya,” jelasnya.
Sementara, Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ria Farindra mengatakan, Untuk usulan dari masyarakat sebaiknya langsung diajukan secara detail,
“Bila ada usulan untuk pembangunan infrastruktur agar diajukan dengan perhitungan yang lengkap, baik ukuran panjang, volume, dan lainnya, agar memudahkan dalam memprioritaskan saat Musrenbang tingkat Desa,” jelasnya.
Dari berbagai usulan dari perwakilan masyarakat, terdapat banyak hal yang menjadi usulan dalam musdus Dusun Induk,
“Sektor infrastruktur, Seni budaya, Olahraga, dan Keagamaan serta pemberdayaan bagi pelaku UMKM,”
Diketahui, Musdus dihadiri oleh Kepala Desa Waylayap, Drs. H. Syaiful Anwar, Sekdes M. Aris, Kaur Kesra, Yusna Ismayanti, Kadus Andri, para RT, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, dan masyarakat Dusun Induk. (*/Devis/Yd)
![]()












Komentar