BANDAR LAMPUNG – Komitmen menjaga kerukunan umat beragama ditunjukkan Pemerintah Kota Bandar Lampung. Sebanyak 40 rumah ibadah lintas agama dan satu perkumpulan penyandang tuna netra menerima bantuan dengan total nilai Rp1,9 miliar.
Bantuan ini tidak hanya menyasar masjid dan mushola, tetapi juga gereja. Penyaluran dilakukan setelah tim Pemkot melakukan pemantauan langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, mengatakan bantuan diberikan secara variatif sesuai kebutuhan di lapangan. Mulai dari rumah ibadah yang sedang direnovasi hingga yang baru tahap pembangunan.
”Total Rp1,9 miliar semua jumlah bantuan yang kita berikan. Harapan kita, mushola, masjid dan juga gereja yang biasa kita pantau ini bisa selesai. Sehingga bisa melayani jemaah yang ada di daerah kita masing-masing,” ujar Eva Dwiana, Senin (15/9/2026).
Masjid Al-Amin menjadi penerima bantuan terbesar yakni Rp200 juta karena masih dalam proses pembangunan dari awal. Sementara sejumlah mushola mendapat Rp20 juta dan perkumpulan tuna netra mendapat Rp30 juta.
Menurut Eva, perhatian terhadap sarana ibadah lintas agama menjadi prioritas untuk menjaga kerukunan. Begitu juga perhatian kepada kelompok rentan seperti penyandang tuna netra agar tetap mendapat dukungan pelayanan.
Program ini dipastikan akan terus berlanjut. Pemkot masih akan melakukan pemantauan ke rumah ibadah lain yang membutuhkan.
”Ini kan kita kelima terus. Ada, insya Allah,” tegasnya.
Pemkot berharap dengan bantuan ini, pembangunan rumah ibadah bisa dipercepat dan segera dimanfaatkan warga untuk beribadah dengan lebih nyaman. (And)
![]()












Komentar