BANDAR LAMPUNG – Panitia penyelenggara Piala Kemenpora RI 2026 Lampung Fast Swim berencana mempercepat penutupan pendaftaran peserta setelah jumlah atlet yang mendaftar melampaui target yang ditetapkan.
Ketua Pelaksana Piala Kemenpora RI 2026 Lampung Fast Swim, Yudha Al Hadjid, mengatakan hingga Jumat pagi jumlah atlet yang telah terdaftar mencapai 2.035 orang. Angka tersebut melampaui target panitia yang sebelumnya ditetapkan sebanyak 1.800 atlet.
“Tingginya antusiasme peserta ini membuat panitia akan mempercepat jadwal penutupan pendaftaran,” kata Yudha di Bandar Lampung, Jumat.
Kejuaraan renang tingkat nasional tersebut dijadwalkan berlangsung di Kolam Renang Pahoman, Bandar Lampung, pada 10-12 Juli 2026.
Yudha menjelaskan, berdasarkan jadwal awal, pendaftaran kategori Fun Swimming dibuka hingga 20 Juni 2026, sedangkan kategori Championship dijadwalkan berakhir pada 30 Juni 2026.
“Lonjakan jumlah peserta membuat panitia mempertimbangkan penutupan lebih awal,” paparnya.
Anggota DPRD Lampung ini juga mengungkapkan, sejumlah klub renang dari berbagai daerah dipastikan berpartisipasi dalam ajang tersebut, antara lain dari Palembang, Jambi, Magelang, Pangandaran, Banten, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan, hingga PPOP Jakarta.
“Persaingan nanti pasti akan ketat karena banyak klub besar asal Kalimantan, Jawa Timur, Bengkulu, Jambi, Palembang, Medan, dan Lampung, total 97 club yang sudah terdaftar sementara ini,” terangnya.
Ia menambahkan, kejuaraan tersebut menggunakan sistem Spectra yang terintegrasi dengan basis data nasional PB Akuatik Indonesia. Melalui sistem itu, seluruh catatan waktu dan hasil pertandingan atlet akan tercatat secara resmi dalam database nasional.
“Seluruh hasil pertandingan akan masuk ke database nasional PB Akuatik Indonesia sehingga prestasi atlet dapat terpantau secara resmi,” katanya.
Piala Kemenpora RI 2026 Lampung Fast Swim akan mempertandingkan berbagai nomor renang, mulai dari gaya bebas, gaya dada, gaya punggung, hingga gaya kupu-kupu.
Kejuaraan dibagi dalam dua kategori utama, yakni Championship yang menggunakan regulasi resmi PB Akuatik Indonesia dan Fun Swimming yang diperuntukkan bagi pelajar serta perenang pemula.
Panitia berharap ajang tersebut tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga mendukung pembinaan atlet usia dini serta menjaring bibit-bibit potensial renang nasional.
Selain itu, kejuaraan tersebut diproyeksikan menjadi salah satu agenda olahraga terbesar di Lampung pada 2026 dan diharapkan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata olahraga (sport tourism) serta perekonomian daerah melalui kedatangan atlet dan ofisial dari berbagai provinsi di Indonesia. (And)
![]()












Komentar