BANDAR LAMPUNG – Di tengah meningkatnya sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, Pemerintah Kota Bandar Lampung menerima bantuan sebanyak 50.000 masker dari Anggota DPR RI Fraksi NasDem. Bantuan ini menjadi langkah konkret perlindungan bagi masyarakat kota yang saat ini terpapar debu vulkanik.
Penyerahan bantuan dilakukan di Balai Kota Bandar Lampung dan diterima langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Wilson Faisol, yang mewakili Wali Kota Bandar Lampung. Ke-50 ribu masker tersebut nantinya akan dikelola oleh Satgas Kota Bandar Lampung untuk didistribusikan secara merata ke 20 kecamatan.
*WILSON: BENTUK KEPEDULIAN NYATA DI TENGAH DARURAT ABU*
Wilson Faisol menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan Fraksi NasDem. Menurutnya, bantuan ini sangat tepat waktu mengingat kualitas udara di sejumlah wilayah Bandar Lampung menurun dalam beberapa hari terakhir.
“Atas nama Pemerintah Kota Bandar Lampung dan Wali Kota, kami menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya. Ini merupakan bentuk kepedulian yang sangat tinggi kepada masyarakat. Mudah-mudahan bantuan ini dapat memberikan banyak manfaat di tengah situasi yang kita hadapi saat ini dan menjadi amal ibadah bagi seluruh pihak yang memberikan bantuan,” ujar Wilson, Senin 8 September 2026.
Ia menambahkan, Pemkot akan mengoptimalkan pendistribusian melalui struktur Satgas hingga tingkat kelurahan. Prioritas akan diberikan kepada kelompok rentan dan warga yang aktivitasnya banyak di luar ruangan seperti pengendara ojek online, pedagang, petugas kebersihan, dan pelajar.
*RAHMAT HUSEIN: MASYARAKAT WAJIB BUDAYAKAN PAKAI MASKER*
Perwakilan Anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rahmat Husein, mengatakan pembagian masker ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial untuk melindungi masyarakat dari risiko gangguan kesehatan akibat abu vulkanik.
“Bantuan ini merupakan bagian dari kepedulian kami terhadap masyarakat yang membutuhkan perlindungan dari paparan debu vulkanik. Kami mengajak masyarakat untuk membudayakan penggunaan masker, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan. Ini langkah sederhana tapi sangat penting untuk mengurangi risiko ISPA dan iritasi,” kata Rahmat.
Rahmat juga menyebut ini bukan bantuan pertama. Sebelumnya, Fraksi NasDem telah menyalurkan 12.000 masker di Kota Bandar Lampung. Dalam waktu dekat, distribusi serupa juga akan diperluas ke sejumlah kabupaten di Provinsi Lampung yang terdampak, seperti Lampung Selatan, Pesawaran, dan Tanggamus.
*DISTRIBUSI MASIF MELALUI SATGAS KOTA*
Dengan diterimanya tambahan 50.000 masker ini, Pemkot Bandar Lampung menargetkan seluruh kecamatan sudah menerima jatah dalam 2-3 hari ke depan. Satgas Kota akan berkoordinasi dengan camat, lurah, dan relawan untuk memastikan bantuan sampai ke tangan warga yang benar-benar membutuhkan.
Selain pembagian masker, Pemkot juga terus mengimbau warga untuk:
1. *Mengurangi aktivitas di luar rumah* jika tidak mendesak
2. *Menutup pintu dan jendela* agar abu tidak masuk ke rumah
3. *Menggunakan masker N95 atau masker bedah rangkap* saat keluar rumah
4. *Memperbanyak minum air putih* untuk menjaga kesehatan saluran pernapasan
Pemkot Bandar Lampung bersama BMKG dan PVMBG juga masih terus memantau arah sebaran abu vulkanik. Jika kondisi memburuk, opsi Pembelajaran Jarak Jauh di sekolah dan Work From Home bagi ASN juga akan kembali dievaluasi.
Kolaborasi antara pemerintah dan anggota legislatif ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran kolektif untuk menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. (And)
![]()












Komentar