SIRLAMPUNG, LAMPUNG SELATAN – TKIT Tunas Insan Cendekia Tanjung Bintang mengadakan kegiatan Manasik haji di Islamic Center Bandar Lampung, Sabtu 9/12/2023.
Kegiatan ini dilakukan untuk mengenalkan kepada anak-anak didik TK IT TIC tentang bagaimana tatacara melaksanakan ibadah haji. Kegiatan ini dikemas dengan berorientasi kepada anak, sehingga anak lebih memahami secara langsung seperti manasik sesungguhnya.
Dimulai dari Tawaf yang merupakan rangkaian ibadah haji dengan berjalan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran. Namun, bagi anak TK yang melakukan manasik haji, tawaf hanya dilakukan beberapa putaran saja sebagai simbolisasi dengan miniatur Ka’bah. Saat memulai tawaf, anak-anak diminta untuk berdiri menghadap Hajar Aswad seraya mengangkat tangan dan membaca, “Bismillahi Allahu Akbar”.
Ketika tawaf berlangsung, anak-anak juga diajarkan untuk mencium Hajar Aswad dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim yang dipandu oleh bapak Andri selaku tim pemandu dari pihak Islamic Center, Raja Basa Bandar Lampung.
Dilanjutkan dengan dengan berlari-lari kecil dari bukit Safa ke Marwah. Selanjutnya anak-anak menuju Bukit Safa, diusahakan untuk membaca takbir dan juga tahlil. Setelah dari bukit Safa, anak-anak kemudian melanjutkan perjalanan ke bukit Marwah sambil berdoa dan berdzikir kepada Allah SWT.

Terakhir bersama pemandu anak-anak diajak Lempar Jumrah dimana lempar jumroh dilakukan pada tanggal 10 Dzulhijjah sebagai simbol melempari setan yang dijelmakan dalam tiga bagian, yaitu jumrah ula atau sughra, jumrah wustha, dan jumrah ‘aqabah. Pada umumnya, lempar jumrah dilakukan dengan melemparkan batu kerikil ke Jumrah Aqabah. Namun saat manasik haji, batu kerikil dapat diganti dengan gulungan kertas atau pipilan jagung agar tetap aman dan tidak berbahaya jika mengenai teman. Saat melempar jumrah, anak-anak hanya melemparkan beberapa kertas saja ke dalam tiga jumrah dan bergantian dengan temannya untuk melakukan lempar jumrah. Kegiatan manasik haji ini diharapkan anak-anak menjadi lebih mengerti tentang kewajiban rukun islam ke 5 yang secara langsung dapat dipraktekan melalui wisata edukasi yang have fun.
Selesai manasik haji anak-anak TK IT Tunas Insan Cendekia melanjutkan kegiatan wisata edukasi transportasi dengan mengunjungi stasiun kereta api. Anak-anak terlihat begitu antusias menunggu kereta api yang akan mereka naiki dari stasiun Tanjung Karang.

Para guru TK IT Tunas Insan memberikan pengenalan edukasi dimulai dari pembelian tiket di loket, proses check in, proses boarding serta penjelasan tentang petugas masinis, kondektur dan petugas lainnya yang ada disekitar stasiun dan kereta api. Perjalanan selama kurang lebih 45 menit dari stasiun Tanjung Karang menuju stasiun Bekri membuat anak-anak terlihat ceria, terpancar dari wajah anak-anak TK IT Tunas Insan Cendekia yang tidak henti menyanyikan lagu kereta api bersama-sama. Pihak sekolah dan para wali berharap kegiatan wisata edukasi ini dapat berlanjut untuk menambah pengetahuan terhadap anak didik dan dapat menumbuhkan rasa kecintaan terhadap transportasi umum.
Dalam kegiatan manasik haji dan wisata transportasi kepala sekolah Ibu Miranti, S.Pd menegaskan bahwasanya tujuan manasik haji adalah untuk mengenalkan rukun islam yg ke 5 yaitu ibadah haji sejak dini, dan menanamkan nilai – nilai islam sejak dini. Imbuhnya .
Bu Guru. Miranti juga menambahkan tujuan naik kereta Api dilakukan untuk mengenalkan salah satu profesi yaitu masinis dan mengenalkan pengalaman kepada anak anak Tata cara anak naik kereta Api dengan mendaftar,online dan offline sehingga anak memiliki pengalaman naik kendaraan darat kereta Api serta anak didik TK IT TIC dapat mengenal langsung bentuk dan bagian-bagian kereta api, dan mengenal profresi seorang masinis sehingga menumbuhkan cita-cita anak. (*)
![]()












Komentar