oleh

13 Pejabat Eselon II Pemkot Bandar Lampung Dirotasi

BANDAR LAMPUNG – Pelantikan 13 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Bandar Lampung bukan sekadar seremoni pergantian posisi. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandar Lampung, Iwan Gunawan, menegaskan rotasi ini adalah tuntutan kerja nyata, dan kinerja para pejabat akan terus dipantau serta dievaluasi secara berkala.

‎

‎Hal itu disampaikan Iwan saat memimpin pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Aula Gedung Semergou, Kantor Pemkot Bandar Lampung, Jumat (6/11/2026).

‎

‎“Pelantikan bukan sekadar pergantian posisi maupun pengisian jabatan kosong. Jabatan ini amanah sekaligus kepercayaan yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” tegas Iwan.

‎

‎Menurut Iwan, pejabat eselon II memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak roda pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik. Karena itu, ia meminta para pejabat yang baru dilantik tidak berlama-lama dalam masa transisi.

‎

‎Mereka diminta segera beradaptasi, memahami tantangan di masing-masing instansi, mengenali potensi serta kendala, kemudian langsung mengambil langkah untuk meningkatkan kinerja.

‎

‎“Masyarakat Kota Bandar Lampung membutuhkan aksi nyata dan respons cepat atas berbagai permasalahan daerah, mulai dari infrastruktur, kesehatan, pendidikan, hingga pelayanan publik harian,” ujarnya.

‎

‎Selain soal kecepatan kerja, Iwan juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang melayani. Para pejabat diminta memperkuat kemampuan manajerial, beradaptasi terhadap dinamika kebutuhan masyarakat, serta mengelola organisasi secara modern, efektif, dan efisien.

‎

‎Penggunaan sumber daya dan anggaran, kata Iwan, harus dilakukan secara transparan dan akuntabel.

‎

‎Ia juga mengingatkan agar seluruh program kerja diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) serta visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandar Lampung. Setiap kebijakan harus memiliki target terukur dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

‎

‎“Saya akan terus memantau dan mengevaluasi kinerja para pejabat secara berkala,” tegasnya.

‎

‎Rotasi kali ini menyasar posisi strategis, mulai dari kepala dinas, kepala badan hingga staf ahli. Sejumlah pejabat mengalami pergeseran lintas OPD yang cukup mencolok, di antaranya dari Dinas Kesehatan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta dari Dinas Perdagangan ke Badan Pendapatan Daerah.

‎

‎Berikut daftar lengkap 13 pejabat yang dirotasi:

‎

‎1. *Yusnadi Ferianto*, dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup menjadi Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah.

‎

‎2. *Muhamad Nur Ramdhan*, dari Asisten Administrasi Umum menjadi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

‎

‎3. *Muhtadi Arsyat Temenggung*, dari Kepala Dinas Kesehatan menjadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

‎4. *Desti Mega Putri*, dari Kepala Badan Pendapatan Daerah menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup.

‎5. *Erwin*, dari Kepala Dinas Perdagangan menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah.

‎6. *Ahmad Husna*, dari Kepala Dinas Perindustrian menjadi Kepala Dinas Perdagangan.

‎7. *Ariyawan*, dari Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan menjadi Kepala Dinas Perindustrian.

‎8. *Ichwan Adji Wibowo*, dari Kepala Dinas Pangan menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan.

‎9. *Riana Apriana*, dari Kepala Dinas Koperasi dan UKM menjadi Kepala Dinas Pangan.

‎10. *Idham Basyar Syahputra*, dari Kepala Pelaksana BPBD menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja.

‎11. *M. Yudhi*, dari Kepala Dinas Tenaga Kerja menjadi Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia.

‎12. *Rizky Agung Ariesantho*, dari Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia menjadi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

‎13. *Veni Devialesti*, dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

‎

‎Iwan berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menunjukkan kinerja terbaik dan membawa perubahan positif bagi pembangunan Kota Bandar Lampung. Ia mengingatkan bahwa amanah jabatan tidak hanya harus dipertanggungjawabkan kepada pimpinan dan masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa. (And)

Loading

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed