JAKARTA – Komitmen PT Hakaaston (HKA) dalam menjaga tata kelola perusahaan berbuah penghargaan. Pengelola jalan tol sepanjang lebih dari 831 kilometer ini meraih dua penghargaan bergengsi dalam ajang TOP GRC Awards 2026 yang digelar di Jakarta, September 2026.
HKA berhasil meraih predikat TOP GRC Awards 2026 #Star 4. Tidak hanya itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko HKA, Devita Rachmawati, juga dinobatkan sebagai The High Performing Compliance Director on GRC 2026.
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa bisnis operasi dan pemeliharaan jalan tol yang bersentuhan langsung dengan keselamatan publik, harus ditopang tata kelola yang kuat.
“Bisnis kami berhubungan langsung dengan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan,” ujar Devita.
Ajang TOP GRC Awards yang memasuki tahun ke-8 ini mengusung tema Sustainability by Design: A Journey Through Intelligent GRC. Penilaian dilakukan secara ketat melalui kajian materi dan wawancara penjurian yang diikuti HKA pada 30 Juli 2026.
Bagi HKA, tata kelola bukan sekadar pemenuhan aturan formalitas. Perusahaan menerapkan fungsi Governance, Risk, and Compliance (GRC) secara berlapis, mulai dari Dewan Komisaris hingga unit kerja, dengan model tiga lini pertahanan atau three lines model.
“Kami membangun manajemen operasi dan pemeliharaan dengan tata kelola yang baik. Kerangka GRC membantu perusahaan mengambil keputusan lebih cepat melalui kajian independen secara paralel,” kata Devita.
Saat ini, HKA mengelola 14 ruas jalan tol sepanjang 831,85 kilometer milik Hutama Karya dan Hutama Marga Waskita, serta mengoperasikan delapan unit Asphalt Mixing Plant (AMP).
Untuk mendukung operasional, HKA telah mengantongi lima sertifikasi sistem manajemen yang mencakup mutu, lingkungan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), keamanan informasi, serta anti-penyuapan.
HKA juga mengintegrasikan ekosistem digital untuk memantau operasi, pemeliharaan, dan risiko secara real-time, serta menerapkan budaya kerja DMS – Disiplin, Melayani, Selamat.
Devita menyebut penghargaan ini menjadi evaluasi sekaligus pengingat untuk terus berbenah.
“Kami menjadikan GRC sebagai kerangka pengambilan keputusan. Ini sejalan dengan visi kami menjadi Indonesia’s Most Valuable Infrastructure Asset Management dan mendukung Asta Cita pemerintah terkait reformasi hukum melalui tata kelola yang transparan dan akuntabel,” pungkasnya. (And)
![]()








Komentar