LAMPUNG UTARA – Rudi, pemilik kios pupuk subsidi Tani Bahagia, membenarkan bahwa kios pupuk miliknya menjual pupuk bersubsidi melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) saat dilakukan Inspeksi Mendadak (SIDAK) oleh Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara.
Hal tersebut disampaikan Rudi saat Sidak Kepala Dinas Perdagangan di kios miliknya yang berada di Jalan Stasiun, lingkup Pasar Dekon Kotabumi, Jumat (13/06/2025).
Ia menjelaskan bahwa penambahan harga pupuk tersebut disebabkan oleh biaya ongkos transportasi dan bongkar pupuk yang bervariasi sesuai jarak tempuh pengiriman ke kelompok tani.
“Kalau untuk tambahan harga itu untuk ongkos kuli dan mobilnya. Seperti ke Desa Talang Bojong, biaya mobilnya Rp10.000 dengan biaya bongkar Rp5.000 per sak,” katanya.
“Tapi kalau ke Desa Kotabumi Tengah Barat, biaya tambahan mobilnya Rp15.000, sedangkan bongkarnya sebesar Rp10.000, karena jaraknya jauh, Pak,” tambahnya.
Saat ditanya siapa distributor yang menyuplai pupuk ke kios miliknya serta berapa desa yang mengambil pupuk di kios tersebut, Rudi menjawab, “Distributor-nya Wahana Tani, Pak, dan 26 kelompok tani yang mengambil pupuk di sini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rudi menyampaikan bahwa terkadang ia harus memberikan pupuk terlebih dahulu kepada anggota kelompok tani, dan pembayarannya menyusul.
“Seperti kemarin, saya baru mengirim pupuk dulu kepada ketua kelompok, tapi pembayarannya belum dilakukan oleh petani,” jelasnya.
Ia juga mengeluh terhadap distributor CV. Wahana Tani yang menjadi penyalur pupuk ke kios miliknya dikarenakan adanya biaya tambahan untuk setiap pengambilan pupuk.
“Saat pengambilan pupuk di gudang distributor kami pemilik kios juga dikenakan biaya ampera sebesar Rp.150.000 per rit,” terangnya.
Dirinya juga merasa kecewa karena selama ini ada biaya pengiriman yang seharusnya diberikan distributor kepada semua pemilik kios pupuk subsidi untuk setiap kali pengiriman.
“Saya baru tahu kalau dari distributor, kios ini dapat uang sebesar Rp70 per kilogram. Artinya, selama ini jutaan rupiah yang hilang tidak diberikan distributor,” pungkasnya.
Sementara itu distributor pupuk subsidi CV. Wahana Tani saat di hubungi media ini melalui panggilan telepon whatsatp di nomor (08136964xxx) tidak merespon meskipun sudah berulang kali. (SR-DAR)
![]()












Komentar