PESAWARAN – Terobosan baru akan dihadirkan pada ajang Pekan Raya Lampung 2026 yang akan digelar Desember mendatang. Bertujuan meningkatkan nilai pasar kopi robusta petani pesawaran. UMK BBR akan mengenalkan salah satu produk unggulan lokal pesawaran dengan merk Kopi Kiyay.
Bentuk kolaborasi anak muda pesawaran dalam melakukan terobosan akan hadir dengan slogan “Natural Taste From Pesawaran”. Berasal dari olahan kopi robusta asli pesawaran, Usaha Mikro Kecil Berkah Bersama Rizki (UMK, BBR) yang didirikan pada Tahun 2025 oleh Rizki Setiawan, Rizqon, Sapturi, Karyadi dan Ari, kenalkan cita rasa kopi robusta khas Lampung yang berasal dari pesawaran dengan tiga varian unggul.
“Membawa misi besar dari kebun petani menjadi produk bernilai tambah merupakan tekad kami untuk melangkah dalam mencapai tingkat pasar yang lebih luas,” ujar Rizki Setiawan salah satu pendiri UMK BBR. Minggu (08/11/2026).
Pesawaran merupakan salah satu daerah penghasil kopi robusta dilampung. Namun selama ini sebagian besar hasil panen petani masih dijual dalam bentuk green bean atau kopi asalan dengan harga fluktuatif.
“Ditengah persaingan pasar yang semakin ketat, Kopi Kiyay dengan brand lokal pesawaran akan mencoba naik kelas, diluncurkan pada acara bergengsi Pekan Raya Lampung 2026,” ucap Rizki dengan penuh rasa oftimis.
Rizki menambahkan, UMK BBR dibentuk karena melihat kondisi yang terjadi saat ini, dengan tujuan sederhana mengolah kopi lokal menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan membuka peluang ekonomi bagi petani di pesawaran.
“Dari langkah kecil ini kami berharap agar petani yang sudah bekerja keras dapat merasakan manfaat dari produk jadinya yakni Kopi Kiyay asli lokal pesawaran,” tambahnya.
Untuk produk unggulan yang akan kita usung pada Pekan Raya Lampung Desember mendatang ada 3 Varian.
1. ROBUSTA AGROFORESTRI.
Ditanam di kawasan Register 21, Desa Bayas Jaya, Kecamatan Way Khilau, dengan sistem agroforestri yang menjaga kelestarian hutan sekaligus menghasilkan karakter kopi yang kuat.
2. ROBUSTA SEMI WASH.
Berasal dari perkebunan masyarakat di Kecamatan Way Ratai, Way Khilau, dan Kedondong. Proses semi wash ini menghasilkan rasa yang lebih bersih dengan body yang tetap tebal, ciri khas Robusta.
3. ROBUSTA WITH FRUIT.
Varian inovatif melalui proses ko-fermentasi dengan buah-buahan pilihan pada tahap pengolahan green bean sebelum penyangraian. Varian ini menjadi pembeda Kopi Kiyay dari kopi Robusta pada umumnya.
Ketiga varian tersebut diklaim memiliki karakter Robusta yang kuat, body tebal, dan cita rasa yang khas Pesawaran.
Pekan Raya Lampung bukan merupakan garis finis atau sekedar ajang pameran, tapi merupakan panggung pembuktian untuk Kopi Kiyay Pesawaran.
“Sebagai pintu masuk untuk memperkenalkan produk memperluas jaringan pemasaran dan membuka peluang kerja sama baik dengan pembeli, reseller maupun kedai kopi,” tegasnya.
Hadirnya Kopi Kiyai menjadi bukti semangat kolaborasi anak muda daerah menjadi motor penggerak ekonomi lokal.
“Dengan membangun pasar yang berkelanjutan, menjaga kualitas tentunya menjadi harapan kami agar Kopi Robusta pesawaran menjadi salah satu yang akan muncul dalam peta kopi Lampung yang diperhitungkan baik pada tingkat pasar Lokal, Nasional bahkan Internasional,” pungkasnya. (Devis/Yd)
![]()











Komentar